Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Mengilap Jelang Rilis Data Inflasi AS
Wednesday, 10 September 2025 12:04 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas naik tipis pada hari Rabu(10/9), tetap berada di atas level kritis $3.600 per ons, didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga AS bulan ini, sementara laporan inflasi utama yang akan dirilis minggu ini juga menjadi perhatian para investor.

Harga emas spot naik 0,3% menjadi $3.635,329 per ons pada pukul 0101 GMT, setelah mencapai rekor tertinggi $3.673,95 pada hari Selasa.

Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember justru turun 0,2% menjadi $3.673,70.

"Sentimen pasar sangat bullish. Ada beberapa faktor utama yang mendorong harga emas saat ini. Yang utama adalah ekspektasi pemangkasan suku bunga AS," kata analis pasar keuangan Capital.com, Kyle Rodda.

"Prospek jangka pendek sangat bergantung pada data inflasi. Jika hasilnya lebih tinggi dari perkiraan, maka peluang pemangkasan suku bunga bisa sedikit berkurang dan memicu koreksi di pasar yang secara teknikal sudah overbought (terlalu tinggi)."

Data inflasi produsen AS yang dijadwalkan rilis pukul 1230 GMT, serta data inflasi konsumen pada hari Kamis akan sangat diperhatikan untuk mencari petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Pemerintah AS mengatakan pada hari Selasa bahwa ekonomi AS kemungkinan menciptakan 911.000 pekerjaan lebih sedikit selama 12 bulan hingga Maret dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya, menunjukkan bahwa pertumbuhan lapangan kerja sudah melambat bahkan sebelum kebijakan tarif impor yang agresif dari Presiden Donald Trump diberlakukan.

Data nonfarm payroll AS yang dirilis pekan lalu juga menunjukkan pelemahan kondisi pasar tenaga kerja, dan memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga pada pertemuan kebijakan Fed bulan September.

Pasar sepenuhnya memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin, sementara kemungkinan pemangkasan yang lebih besar sebesar 50 basis poin berada di sekitar 6%, menurut FedWatch Tool dari CME Group.

Harga emas telah naik 38% sepanjang tahun ini, setelah melonjak 27% pada tahun 2024, didorong oleh pelemahan dolar, akumulasi emas oleh bank sentral, kebijakan moneter yang dovish, dan ketidakpastian global yang meningkat.

Emas, yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding), biasanya berkinerja baik di lingkungan suku bunga rendah.

Di tempat lain, harga perak spot naik 0,3% menjadi $41 per ons. Platinum naik 0,9% menjadi $1.380,74 dan palladium stagnan di $1.148,57. (azf)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS